Nias Selatan //tipikorTV.com – Semangat kebersamaan dan persatuan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Nias Selatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan, Selasa (29/7/2026).
Mengusung tema “Talabu Bersama Membangun Nias Selatan”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, ASN, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan hari jadi Kabupaten Nias Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Talabu sebagai kekuatan untuk terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, dan bergandengan tangan membangun daerah.
“Melalui semangat Talabu, mari kita satukan tekad dan langkah untuk menjadikan Kabupaten Nias Selatan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Bupati.
Peringatan HUT ke-23 tahun ini mengusung subtema, “Melalui Perjuangan Kabupaten Nias Selatan, Mari Kita Bergandengan Tangan Bersama Pemerintah Daerah untuk Menjadikan 3KO dan Nias Selatan Rumah Kita.”
Selain upacara, rangkaian peringatan juga diisi dengan berbagai kegiatan budaya, perlombaan, hiburan rakyat, serta kegiatan sosial yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap Kabupaten Nias Selatan.
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berharap peringatan HUT ke-23 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Dengan semangat “Talabu Bersama Membangun Nias Selatan”, diharapkan seluruh masyarakat dapat terus bersatu, saling mendukung, dan berkontribusi nyata demi mewujudkan Nias Selatan yang lebih maju, berdaya saing, dan menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warganya.
( Fanema Bago).



Discussion about this post